Hukum Qisas, psikologi modern, dan solusi korupsi

Bayangkan sebuah desa yang warganya suka mencuri ikan di kolam milik bersama.

Dulu, menurut hukum adat (mirip Qisas), siapa yang ketahuan mencuri ikan akan dihukum setimpal: tangannya dicelupkan ke air es selama ia mencuri, atau harus mengganti ikan 10 kali lipat. Tujuannya jelas: membuat jera. Tapi anehnya, pencurian tetap terjadi. Mengapa?

Lalu datang seorang psikolog modern. Ia mengamati para pencuri. Ternyata:

Mereka mencuri karena tidak percaya kolam akan dijaga.
Mereka melihat tetangganya juga curi, jadi merasa "wajar".
Hukuman berat tidak membuat mereka takut, karena mereka merasa tidak akan ketahuan.

Psikolog bilang: "Hukuman setimpal itu bagus untuk keadilan, tapi tidak cukup mengubah perilaku. Yang paling efektif adalah membuat mereka sadar bahwa mencuri itu merugikan diri sendiri di masa depan, dan memberikan jalan untuk memperbaiki kesalahan."

Lalu, bagaimana hukum Qisas dipadukan dengan psikologi?

Di desa itu, hakim adat mendengarkan saran psikolog. Hukum tidak dihapus, tapi ditambahkan:

1. Hukuman tetap ada (misal mengganti rugi) sebagai bentuk keadilan bagi korban.
2. Tapi sebelum dihukum, pencuri diajak berdialog dengan warga, disadarkan bahwa kolam adalah milik semua.
3. Jika pencuri mengaku dan mengembalikan ikan, hukumannya dikurangi, dan ia diberi pelatihan menjaga kolam.

Hasilnya? Pencurian menurun drastis. Bukan karena takut hukuman, tapi karena warga mulai peduli dan merasa memiliki kolam bersama.

Pesan utamanya:

Hukum Qisas memberi landasan keadilan yang tegas. Psikologi modern mengingatkan bahwa keadilan saja tidak cukup – harus disertai pendidikan hati, transparansi, dan kesempatan memperbaiki diri. Korupsi tidak akan hilang hanya dengan hukuman mati atau cambuk, tapi ketika setiap orang merasa bertanggung jawab atas harta bersama dan sadar bahwa korupsi adalah pengkhianatan pada kepercayaan publik.



© swataniEtam.
Hak cipta dilindungi. Dilarang menyalin atau mempublikasikan ulang konten ini tanpa izin tertulis dari pemilik.
Diskusi